5 Pertanyaan Cerdas yang Bikin HR Terkesan
Pertanyaan yang menunjukkan kamu serius, matang, dan sudah riset perusahaan.
Di akhir hampir setiap interview, pewawancara bertanya, "Ada pertanyaan untuk kami?" Banyak kandidat menjawab "tidak ada" dan tanpa sadar melewatkan kesempatan emas. Interview adalah komunikasi dua arah: kamu juga sedang menilai apakah perusahaan ini cocok untukmu.
Pertanyaan yang baik menunjukkan bahwa kamu sudah riset, berpikir kritis, dan benar-benar tertarik. Berikut lima pertanyaan yang bisa kamu pakai, beserta alasan di baliknya.
Kenapa pertanyaanmu penting
Bayangkan dua kandidat dengan kualifikasi setara. Yang satu hanya menjawab pertanyaan, yang lain juga mengajukan pertanyaan yang tajam tentang tim dan tantangannya. Pewawancara hampir pasti lebih mengingat yang kedua. Pertanyaanmu juga memberimu informasi nyata untuk memutuskan apakah kamu mau bekerja di sana.
Lima pertanyaan yang bikin terkesan
1. Soal onboarding
"Seperti apa proses onboarding untuk anggota baru di posisi ini? Apakah ada program mentoring?" Pertanyaan ini menunjukkan kamu peduli pada keberhasilan jangka panjang dan siap belajar.
2. Soal tantangan tim
"Apa tantangan terbesar yang sedang dihadapi tim ini?" Kamu menunjukkan bahwa kamu berpikir tentang cara berkontribusi, bukan hanya apa yang akan kamu terima. Jawabannya juga memberi gambaran jujur tentang pekerjaan yang menantimu.
3. Soal budaya kerja
"Menurut Anda, apa yang membedakan orang yang berkembang pesat di perusahaan ini dari yang kesulitan?" Jawabannya mengungkap ekspektasi dan budaya yang sebenarnya.
4. Soal ukuran keberhasilan
"Bagaimana keberhasilan di posisi ini diukur pada 30, 60, dan 90 hari pertama?" Kamu terlihat berorientasi pada hasil dan ingin tahu target yang jelas sejak awal.
5. Soal pengembangan karier
"Peluang pengembangan apa yang tersedia untuk seseorang di posisi ini dalam satu hingga dua tahun ke depan?" Pertanyaan ini menunjukkan motivasi jangka panjang, selama diajukan dengan nada ingin berkontribusi, bukan menuntut promosi cepat.
Pertanyaan yang sebaiknya dihindari
- "Perusahaan ini bergerak di bidang apa?" Menandakan kamu tidak riset sama sekali.
- "Berapa jumlah cuti dan jam kerjanya?" Terlalu awal. Tanyakan di tahap penawaran atau lewat HR.
- "Kapan saya bisa dipromosikan?" Terkesan tidak sabar sebelum membuktikan diri.
- "Apakah orang-orang di sini bahagia?" Terlalu umum. Ganti dengan "Bagaimana budaya kolaborasi di tim ini?"
- Terlalu banyak pertanyaan. Pilih tiga sampai lima yang paling penting buatmu.
Cara membawakannya dengan natural
- Siapkan lebih banyak pertanyaan daripada yang akan kamu ajukan, karena sebagian mungkin sudah terjawab selama interview.
- Catat jawaban pewawancara. Ini menunjukkan kamu menyimak, dan membantumu membandingkan beberapa tawaran.
- Ajukan pertanyaan lanjutan yang spontan, bukan hanya membaca daftar.
- Sesuaikan pertanyaan dengan siapa yang mewawancarai: tanyakan soal budaya ke HR, soal pekerjaan harian ke calon atasan.
Kesimpulan
Pertanyaan yang baik menunjukkan kualitasmu sebagai kandidat sekaligus membantumu memilih tempat bekerja yang tepat. Siapkan beberapa pertanyaan sebelum hari-H, hindari yang sudah terjawab di situs perusahaan, dan sesuaikan dengan lawan bicaramu. Untuk persiapan pertanyaan yang akan mereka ajukan padamu, baca 10 pertanyaan HR yang sering muncul.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Berapa banyak pertanyaan yang sebaiknya diajukan?
- Cukup tiga sampai lima pertanyaan, tergantung waktu yang tersedia. Siapkan lebih banyak karena beberapa mungkin sudah terjawab saat interview berlangsung.
- Boleh bertanya soal gaji di akhir interview?
- Sebaiknya jangan di interview awal, kecuali pewawancara yang membukanya. Tanyakan saat tahap penawaran atau bila HR sendiri yang membahas kompensasi. Panduan negosiasi gaji kami membahas waktu dan caranya.
- Bagaimana kalau semua pertanyaanku sudah terjawab saat interview?
- Sampaikan hal itu, lalu ajukan pertanyaan lanjutan dari topik yang tadi dibahas, atau tanyakan langkah berikutnya dalam proses rekrutmen. Itu lebih baik daripada diam atau mengulang pertanyaan.
- Apakah pertanyaan balik memengaruhi keputusan rekrutmen?
- Ya, sering kali berpengaruh. Pertanyaan yang baik menunjukkan riset, motivasi, dan cara berpikirmu, sehingga bisa menjadi pembeda antara kandidat dengan kualifikasi serupa.
Baca juga
- HR Interview10 Pertanyaan HR Paling Sering Ditanyakan & Cara JawabnyaDari 'Ceritakan tentang diri Anda' sampai 'Apa kelemahan Anda', lengkap dengan contoh jawaban yang meyakinkan.
- Fresh GraduatePersiapan Interview Pertama untuk Fresh GraduateRiset perusahaan, latihan jawaban STAR, dan tips berpakaian untuk interview pertamamu.
- BehavioralMetode STAR untuk Jawab Pertanyaan BehavioralSituation, Task, Action, Result: framework jawaban yang terstruktur dan meyakinkan.