Tips Interview Technical untuk Posisi Software Engineer
Live coding, system design, dan behavioral di perusahaan tech Indonesia & global.
- LeetCode/Educative untuk latihan soal dasar
- Pelajari Clean Code & SOLID principles
- Think out loud selama coding interview
- System design: start dari scope clarification
- Behavioral: gunakan STAR method
Wajib Dibaca
Ini adalah poin paling penting dari tips ini.
Live Coding: Think Out Loud
Di teknikal interview, proses berpikirmu sama penting dengan jawaban. Kalau kamu diam 10 menit dan langsung kasih solusi sempurna, interviewer miss insight tentang approach kamu.
Start dengan: Clarify problem, Edge cases, Approach options, Pilih approach + alasan. Baru implementasi. Setelah selesai, test dengan beberapa cases.
Kalau stuck, jangan diam. Tanya clarifying questions. Ini justru bagus karena menunjukkan kamu think systematically.
Topik yang Sering Keluar
Array/String manipulation (90% interview): two pointers, sliding window, hashmap usage
Data structures: Tree traversal, Graph (BFS/DFS), Stack/Queue
Algorithms: Sorting, Searching, Recursion + Memoization
Database: JOIN types, Indexing, Query optimization, ACID properties
System Design: Scalability, Caching, Database sharding, Microservices basics
System Design Interview
Step 1: Scope Clarification — tanya requirements, user scale, functional requirements. Jangan langsung jumping ke solusi.
Step 2: High-level Design — propose architecture utama dengan komponen-komponen besar.
Step 3: Deep Dive — discuss trade-offs, bottleneck, scaling strategies, dan alternative solutions.
Resources: Alex Xu's 'System Design Interview' books, Exponent, dan review case studies dari perusahaan besar.
Tips Tambahan
Kalau perusahaan pakai specific tech stack, riset dan prepare. Contoh: Tokopedia/Lazada/Gojek biasanya bahas tentang microservices, event-driven architecture, dan scale challenges.
Untuk startup: biasanya lebih practical. Mungkin minta kamu code sesuatu yang langsung relate ke produk mereka.
Selalu ask clarifying questions sebelum mulai. 5 menit clarification bisa save kamu dari arah yang salah.
Setelah interview, kirim thank-you email dalam 24 jam. Rare tapi appreciated.
Siap Praktikkan Sekarang?
Setelah baca tips ini, cobain buat CV ATS-friendly yang bikin rekruter tertarik!